May Day..

Woww,, tahukah Anda kalo hari ini tanggal 1 Mei? Tahu dung pastinya,,

N tahukah Anda hari ini hari apa? Hari Kamis,, OK, I know..

Tapi tahukah Anda event penting apa yg terjadi pada hari ini? Kenaikan Isa Almasih. Yapz, itu tertulis di kalender. N saya yakin Anda tahu, karna event itulah yg menyebabkan kita libur hari ini. (KITA?? Elo aja kali gue enggak!) wah korban acara TV niyh…

TAPI!!!!

Anda juga perlu tahu bahwa hari ini adalah Hari Buruh Sedunia ato yg lebih dikenal dg sebutan May Day. OK, udah jelas kan?! Jadi hari ini tuh May Day, bukan temennya Mayang Sari atopun Maya Estianti. Halah…

Pastinya Anda bertanya2 sekarang, Yg disebut BURUH itu yg gimana sih? Kalo kata Wikipedia, Buruh pada dasarnya adalah manusia yang menggunakan tenaga dan kemampuannya untuk mendapatkan balasan berupa pendapatan baik secara jasmani maupun rohani. Ada buruh profesinal n buruh kasar. Truz bedanya?

  • Buruh profesional – biasa disebut buruh kerah putih, menggunakan tenaga otak dalam bekerja
  • Buruh kasar – biasa disebut buruh kerah biru, menggunakan tenaga otot dalam bekerja

Oh gitu ya? btw, perasaan dari tadi pake Anda2 mulu ya. Jadi agak gimanaaaaa gituh. Tapi ga papa yah. Santai aja pren.

OK, kita balik lagi ke May Day… (KITA??! upzzz… tolong jangan sekarang)

Nah, MAy Day ini emang dirayakan setiap tanggal 1Mei. Mau tahu sejarahnya gimana. Beginilah cerita yg dikutip dari Wikipedia.

======================================================

May Day lahir dari berbagai rentetan perjuangan kelas pekerja untuk meraih kendali ekonomi-politis hak-hak industrial. Perkembangan kapitalisme industri di awal abad 19 menandakan perubahan drastis ekonomi-politik, terutama di negara-negara kapitalis di Eropa Barat dan Amerika Serikat. Pengetatan disiplin dan pengintensifan jam kerja, minimnya upah, dan buruknya kondisi kerja di tingkatan pabrik, melahirkan perlawanan dari kalangan kelas pekerja.

Pemogokan pertama kelas pekerja Amerika Serikat terjadi di tahun 1806 oleh pekerja Cordwainers. Pemogokan ini membawa para pengorganisirnya ke meja pengadilan dan juga mengangkat fakta bahwa kelas pekerja di era tersebut bekerja dari 19 sampai 20 jam seharinya. Sejak saat itu, perjuangan untuk menuntut direduksinya jam kerja menjadi agenda bersama kelas pekerja di Amerika Serikat.

Ada dua orang yang dianggap telah menyumbangkan gagasan untuk menghormati para pekerja, Peter McGuire dan Matthew Maguire, seorang pekerja mesin dari Paterson, New Jersey. Pada tahun 1872, McGuire dan 100.000 pekerja melakukan aksi mogok untuk menuntut mengurangan jam kerja. McGuire lalu melanjutkan dengan berbicara dengan para pekerja and para pengangguran, melobi pemerintah kota untuk menyediakan pekerjaan dan uang lembur. McGuire menjadi terkenal dengan sebutan “pengganggu ketenangan masyarakat”.

Pada tahun 1881, McGuire pindah ke St. Louis, Missouri dan memulai untuk mengorganisasi para tukang kayu. Akhirnya didirikanlah sebuah persatuan yang terdiri atas tukang kayu di Chicago, dengan McGuire sebagai Sekretaris Umum dari “United Brotherhood of Carpenters and Joiners of America”. Ide untuk mengorganisasikan pekerja menurut bidang keahlian mereka kemudian merebak ke seluruh negara. McGuire dan para pekerja di kota-kota lain merencanakan hari libur untuk Para pekerja di setiap Senin Pertama Bulan September di antara Hari Kemerdekaan dan hari Pengucapan Syukur.

Pada tanggal 5 September 1882, parade Hari Buruh pertama diadakan di kota New York dengan peserta 20.000 orang yang membawa spanduk bertulisan 8 jam kerja, 8 jam istirahat, 8 jam rekreasi. Maguire dan McGuire memainkan peran penting dalam menyelenggarakan parade ini. Dalam tahun-tahun berikutnya, gagasan ini menyebar dan semua negara bagian merayakannya.

Pada 1887, Oregon menjadi negara bagian pertama yang menjadikannya hari libur umum. Pada 1894. Presider Grover Cleveland menandatangani sebuah undang-undang yang menjadikan minggu pertama bulan September hari libur umum resmi nasional.

Kongres Internasional Pertama diselenggarakan pada September 1866 di Jenewa, Swiss, dihadiri berbagai elemen organisasi pekerja belahan dunia. Kongres ini menetapkan sebuah tuntutan mereduksi jam kerja menjadi delapan jam sehari, yang sebelumnya (masih pada tahun sama) telah dilakukan National Labour Union di AS: Sebagaimana batasan-batasan ini mewakili tuntutan umum kelas pekerja Amerika Serikat, maka kongres merubah tuntutan ini menjadi landasan umum kelas pekerja seluruh dunia.

Satu Mei ditetapkan sebagai hari perjuangan kelas pekerja dunia pada Konggres 1886 oleh Federation of Organized Trades and Labor Unions untuk, selain memberikan momen tuntutan delapan jam sehari, memberikan semangat baru perjuangan kelas pekerja yang mencapai titik masif di era tersebut. Tanggal 1 Mei dipilih karena pada 1884 Federation of Organized Trades and Labor Unions, yang terinspirasi oleh kesuksesan aksi buruh di Kanada 1872 , menuntut delapan jam kerja di Amerika Serikat dan diberlakukan mulai 1 Mei 1886.

============================================================

Begitu tuh ceritanya. Wah, panjang juga ternyata ya perjuangannya. Truz gimana dengan Indonesia sendiri? Ternyata, Indonesia juga mulai memperingati May Day sejak tahun 1920. Tapi, selama Orde Baru, MAy Day ga dirayain lagi karna dianggap sebagai geraka komunis. N baru setelah Orde Baru berakhir, para buruh Indonesia bisa merayakan kembali May Day ini. Ya… walopun bukan ditetapkan sebagai hari libur nasional, tapi hari itu selalu dirayakan para buruh dengan mengadakan demonstrasi. Cuma demo doang kok. Ga sampe membahayakan kepentingan umum.

Tahun ini pun para buruh ngadain demo buat ngerayain May Day. Saat ini di Jakarta udah berkumpul lebih kurang 30.000 buruh yang tergabung dalam Forum Aliansi Pekerja (FAP) akan melakukan perayaan Hari Buruh Sedunia di Gelora Bung Karno Senayan, Bundaran Hotel Indonesia dan Istana Negara.

Sebelum berkumpul di Gelora Bung Karno, para buruh yang berasal dari beberapa federasi serikat pekerja ini akan berkumpul di sekitar Menara Jamsostek dan melakukan long march menuju Gedung DPR/MPR.

OK.. Selamat Hari Buruh yah!!!!

Tinggalkan Balasan